Viral ! Ayam Goreng Sayur Ganja di Bali, Berminat ?

Sebuah warung makan di Denpasar, Bali, baru-baru ini menjadi viral di media sosial karena menu unik yang mereka tawarkan: ayam goreng dengan “sayur ganja”. Menu ini sontak menarik perhatian warganet dan menjadi perbincangan hangat.

Apa Itu “Sayur Ganja”?

Meskipun namanya terdengar kontroversial, “sayur ganja” yang dimaksud bukanlah ganja sungguhan. “Sayur ganja” ini sebenarnya adalah kangkung yang digoreng dengan bumbu khusus, sehingga rasanya gurih dan sedikit asin, mirip seperti nori atau rumput laut olahan. Teksturnya yang renyah dan rasanya yang unik membuat “sayur ganja” ini menjadi pendamping yang pas untuk ayam goreng.

Keunikan Menu Ayam Goreng “Sayur Ganja”

  • Nama yang Kontroversial: Nama “sayur ganja” tentu saja menarik perhatian dan membuat orang penasaran untuk mencobanya.
  • Rasa yang Unik: Perpaduan rasa gurih dan asin dari “sayur ganja” memberikan sensasi rasa yang berbeda dari lalapan biasa.
  • Harga yang Terjangkau: “Sayur ganja” dijual dengan harga yang cukup terjangkau, sehingga banyak orang yang tertarik untuk mencobanya.

Reaksi Warganet

Menu ayam goreng “sayur ganja” ini mendapat beragam reaksi dari warganet. Ada yang penasaran dan ingin mencobanya, ada pula yang menganggapnya sebagai gimmick marketing semata. Namun, terlepas dari pro dan kontra, menu ini berhasil mencuri perhatian publik dan membuat warung makan tersebut menjadi viral.

Penting untuk Diketahui

  • Ganja adalah tanaman yang dilarang di Indonesia.
  • Menu “sayur ganja” ini tidak mengandung ganja sungguhan.
  • Nama “sayur ganja” hanyalah nama yang digunakan untuk menarik perhatian pelanggan.

Kesimpulan

Menu ayam goreng “sayur ganja” di Bali ini merupakan contoh kreativitas kuliner yang berhasil menarik perhatian publik. Meskipun namanya kontroversial, menu ini sebenarnya hanyalah kangkung goreng dengan bumbu khusus. Namun, penting untuk diingat bahwa ganja adalah tanaman yang dilarang di Indonesia.

Informasi Tambahan:

  • Warung makan yang menjual menu ini bernama Ayam Goreng & Iga Bakar Djayantie, yang terletak di Jalan Teuku Umar, Denpasar, Bali.
  • Menu ini menjadi primadona di warung makan tersebut, dan dalam sehari bisa terjual lebih dari 100 porsi, bahkan menembus 200 porsi di akhir pekan.
  • Sekilas rasa sayur ganja ini mirip dengan Nori atau olahan rumput laut dengan cita rasa sedikit asin dan gurih.

Semoga artikel ini bermanfaat!