Tanker Terbakar di Laut Bali, Tim Penyelamat Evakuasi 15 ABK

Insiden mengerikan terjadi di perairan Gili Tepekong, Karangasem, Bali ketika sebuah kapal tanker bernama Elisabeth I dilaporkan terbakar pada Rabu (7/8/2024) dini hari. Tim penyelamat bergerak cepat dan berhasil mengevakuasi 15 anak buah kapal (ABK) yang mengalami luka-luka. Sayangnya, dalam kejadian tragis ini, lima ABK lainnya ditemukan meninggal dunia. Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam dan kekhawatiran akan keselamatan maritim di salah satu destinasi wisata utama Indonesia.

Menurut laporan awal, kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 Wita saat kapal tanker terbakar yang mengangkut bahan bakar minyak (BBM) tersebut sedang dalam perjalanan menuju Badas, Sumbawa, NTB. Penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan akan diselidiki lebih lanjut oleh pihak berwenang. Namun, dugaan sementara mengarah pada ledakan di bagian kiri mes kru kapal sekitar pukul 01.18 Wita yang kemudian menyebabkan blackout pada kapal.

Tim penyelamat yang terdiri dari Polairud Polres Karangasem, Basarnas, dan KSOP Padangbai segera menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan. Upaya evakuasi berlangsung dramatis di tengah kobaran api dan asap tebal. Sebanyak 15 ABK berhasil diselamatkan dan dilarikan ke RS Graha Bakti Klungkung dan RSUP Prof Ngoerah Denpasar untuk mendapatkan pemeriksaan medis dan penanganan intensif akibat luka bakar.

Sayangnya, nasib lima ABK lainnya tidak dapat diselamatkan dan ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian. Identitas para korban meninggal adalah Joko (oiler), Ismail (oiler), Riski (masinis 4), Syahlan (oiler), dan Faturahman (kadet mesin). Tim penyelamat terus melakukan pencarian dan evakuasi terhadap para korban.

Insiden ini menjadi pengingat akan risiko yang melekat pada aktivitas pelayaran, terutama kapal-kapal yang mengangkut bahan bakar atau material berbahaya. Standar keselamatan yang ketat dan kepatuhan terhadap prosedur operasional menjadi krusial untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa depan.

Pihak berwenang, termasuk Polairud Polda Bali dan tim Labfor, akan melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran ini. Hasil investigasi diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk meningkatkan keselamatan pelayaran dan mencegah terulangnya insiden serupa. Masyarakat dan para pelaku industri maritim diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas di laut.