Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri melakukan penggeledahan intensif di sebuah rumah yang terletak di kawasan padat penduduk di Jalan Petemon Barat, Kecamatan Sawahan, Surabaya. Penggeledahan yang dilakukan pada Senin sore, 14 April 2025, sekitar pukul 17.00 WIB, ini diduga kuat terkait dengan jaringan terorisme. Rumah tersebut dicurigai menjadi salah satu rumah teroris atau tempat persembunyian anggota kelompok teror.
Pantauan di lokasi kejadian menunjukkan bahwa sejumlah personel Densus 88 bersenjata lengkap melakukan penyisiran di dalam dan sekitar rumah teroris tersebut. Penggeledahan dilakukan dengan sangat hati-hati dan melibatkan beberapa petugas berpakaian sipil. Area sekitar rumah juga dipasang garis polisi untuk mengamankan lokasi dan mencegah warga mendekat selama proses penggeledahan berlangsung.
Menurut keterangan warga sekitar, rumah yang diduga sebagai rumah teroris ini dihuni oleh seorang pria paruh baya beserta keluarganya. Warga mengaku tidak terlalu mengenal dekat dengan penghuni rumah tersebut karena cenderung tertutup dan jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Namun, beberapa hari terakhir, warga melihat adanya aktivitas yang mencurigakan di sekitar rumah tersebut, yang kemudian dilaporkan kepada pihak berwajib.
Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim), Irjen Pol Imam Sugianto, S.I.K., M.Si., melalui Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kombes Pol Dirmanto, S.H., S.I.K., M.Si., saat dikonfirmasi membenarkan adanya kegiatan penggeledahan oleh Densus 88 di Surabaya. “Benar, hari ini Densus 88 melakukan penggeledahan di sebuah rumah di wilayah Sawahan, Surabaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penanggulangan terorisme. Namun, untuk detail lebih lanjut terkait hasil penggeledahan dan keterkaitan dengan jaringan terorisme, kami masih menunggu informasi resmi dari Densus 88,” ujar Kombes Pol Dirmanto.
Hingga berita ini diturunkan, proses penggeledahan di rumah teroris tersebut masih berlangsung. Belum ada informasi resmi mengenai adanya penangkapan atau barang bukti yang berhasil diamankan oleh tim Densus 88. Namun, kegiatan ini menunjukkan keseriusan aparat kepolisian dalam memberantas jaringan terorisme yang mungkin bersembunyi di wilayah Jawa Timur, khususnya Surabaya. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika melihat adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.