Aksi pencopetan kembali terjadi di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, dan kali ini berujung nahas bagi pelaku. Seorang pria yang diduga melakukan tindak pidana pencurian dipukuli warga yang geram dengan aksinya hingga mengalami luka parah. Insiden ini terjadi di tengah keramaian pasar dan menjadi peringatan bagi pelaku kejahatan lainnya yang beroperasi di area publik. Kemarahan warga yang memuncak tak terhindarkan saat pelaku tertangkap basah melakukan aksinya.
Menurut keterangan dari saksi mata di lokasi kejadian, Ibu Siti (45), seorang pedagang di Pasar Senen, peristiwa dipukuli warga ini terjadi pada hari Selasa, 6 Mei 2025, sekitar pukul 11.30 WIB. Pelaku yang belum diketahui identitasnya tersebut diduga mencoba mengambil dompet seorang pengunjung wanita di area pedagang pakaian. Namun, aksinya tersebut dipergoki oleh korban yang langsung berteriak meminta tolong. Sontak, teriakan korban mengundang perhatian warga dan pedagang lain yang langsung mengepung pelaku.
Petugas keamanan Pasar Senen, Bapak Jono (38), yang tiba di lokasi kejadian beberapa saat setelah keributan terjadi, mencoba meredam amukan massa. Namun, emosi warga sudah terlanjur memuncak hingga pelaku dipukuli warga sebelum akhirnya berhasil diamankan oleh petugas dan dibawa ke pos keamanan pasar. Akibat amukan massa tersebut, pelaku mengalami luka memar di sekujur tubuh dan wajahnya terlihat babak belur. Pihak kepolisian dari Sektor Senen segera tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan pelaku dari amukan warga lebih lanjut.
Kepala Kepolisian Sektor Senen, Komisaris Polisi Bambang Setiawan, dalam keterangannya di kantor polisi pada pukul 14.00 WIB membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya telah mengamankan pelaku yang dipukuli warga dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Setelah kondisinya membaik, pelaku akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan tindak pidana pencurian. Kompol Bambang mengimbau kepada masyarakat untuk tidak main hakim sendiri meskipun geram dengan tindakan kriminal. Pihaknya mengapresiasi kesigapan warga dalam menangkap pelaku dan meminta agar menyerahkan penanganan kasus sepenuhnya kepada pihak kepolisian.